Blitar, 27 Maret 2021 - Pekan Literasi dan Inklusi Sosial Perpustakaan Bung Karno ditutup (27/3) dengan penampilan tujuh kelompok musik keroncong. Acara yang bertajuk Parade Keroncong Kebangsaan itu digelar di Amphiteater. Menjadi obat rindu setelah satu tahun pementasan musik absen. Ketua Panitia Pekan Literasi dan Inklusi Sosisial Agus Sutoyo dalam sambutan penutup mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu kelancaran selama kegiatan berlangsung. Tentunya partisipasi masyakarat sangat mendukung kesuksesan Pekan Literasi dan Inklusi Sosial. “Perpustakaan Bung Karno akan terus mengadakan kegiatan semcam ini di waktu mendatang. Kami harap kerjasama ini bisa berlanjut terus. Silakan untuk semua masyarakat, baik seniman, komunitas, atau organisasi berkolaborasi dengan kami,” jelas Agus.

Dimulai sejak tanggal 22 Maret 2021, Pekan Literasi dan Inklusi Sosial diawali dengan kegiatan Literasi Kopi selama tiga hari kemudian dilanjutkan Literasi Hasta Karya yang juga berlangsung tiga hari. Setiap malam dalam sepekan diadakan Safari Literasi Bung Karno. Mengajak komunitas untuk berdiskusi bersama terkait Bung Karno. Sementara itu di sebelah barat kolam terdapat pameran dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Blitar, Kios Bung Mba Mei, Cakra Leather Craft, dan tujuh kelompok lain. Baik dari unsur masyarakat maupun mahasiswa. Parade Keroncong Kebangsaan yang menjadi pamungkas kegiatan Pekan Literasi dan Inklusi Sosial mengundang musisi keroncong dari Kota Blitar, Kabupaten Blitar, dan Tulungagung. Tiap kelompok memainkan musik dengan karakternya masing-masing yang membuat malam semakin berwarna.

Bahasa Indonesia - English

Search