Pada tanggal 12 Juli 2018 UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno menerima kunjungan Diklat Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan dan Keistimewaan DI Yogyakarta, sebanyak 20 orang peserta didampingi olhe 3 orang widyaiswara ikut serta dalam kunjungan ini. Adapun tujuan dari diklat ini adalah sebagai salah satu cara untuk mengenalkan serta menambahk rasa nasionalisme serta penanaman ideologi Pancasila. Kunjungan ini dianggap penting dikarenakan pada saat ini nilai-nilai Pancasila dirasa semakin memudar dengan banyaknya pengaruh-pengaruh asing yang secara masif masuk ke Indonesia dan salah satu cara untuk membentengi diri agar tidak terhanyut dalam pengaruh asing maka diperlukan adanya kegiatan ini. Secara langsung Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Dr. Suyatno menerima kunjungan tersebut. Selain menerima kunjungan beliau juga hadir sebaai narasumber yang pada penyampaiannya beliau membawakan materi tentang bagaimana peranan Perpustakaan Proklamator Bung Karno sebagai referensi kebangsaan serta Nasionalisme Indonesia. Beliau menuturkan bahwasanya Nasionalisme Indonesia itu tidak akan terjadi tanpa adanya sebuah revolusi, sebuah revolusi dihadirkan untuk menjebol serta membangun tatanan masyarakat Indonesia yang selama 350 tahun lebih dijajah oleh kaum Imperialis yang direndahkan, dibodohkan serta dikecilkan oleh bangsa penjajah. Revolusi nasional tidak akan terjadi tanpa adanya rasa persatuan, hal tersbutlah materi yang disampaikan oleh Dr. Suyatno ketika menerima kunjungan Diklat Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan dan Keistimewaan. Diharapkan dengan adanya kunjungan ini para peserta dapat menanamkan serta merangsang meka untuk lebih mencintai Indonesia sehingga terbentuk kader bangsa yang akan menjadikan bangsa Indonesia sebuah bangsa yang "Gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja”. (hry)

Search

Translate