Setelah sempat tertunda karena pandemi, Perpustakaan Bung Karno (26/8) kembali menyelenggarakan kegiatan Forum Komunitas Pembaca Aktif (FKPA) dan Safari Literasi Bung Karno dengan mematuhi protokol kesehatan. Kali ini tuan rumahnya adalah SMA N 1 Talun Blitar. Kurang lebih 100 siswa hadir dalam FKPA dengan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker. Momen ini digunakan peserta untuk mengobati rasa rindu belajar di sekolah, karena sampai detik ini pembelajaran masih dilakukan secara daring. Antusiasmenya luar biasa, tukar pikir dan tukar ilmu begitu hidup. Kepala Bidang Pelayanan Informasi dan Kerjasama, Agus Sutoyo mengajak peserta untuk bermain ke Perpustakaan Bung Karno, membaca, berdiskusi, hingga meminjam buku. “Perpustakaan Bung Karno bukan hanya milik Kota Blitar dan Kabupaten Blitar, namun milik Indonesia. Banyak koleksi yang bisa diakses oleh kalian semua generasi penerus bangsa,” ajak Agus Sutoyo
 
Sementara itu dalam pidato sambutan, Kepala Perpustakaan Bung Karno Janti Suksmarini menekankan pentingnya generasi muda dibekali wawasan kebangsaan. “Menghadapi berbagai tantangan, generasi muda perlu dibekali wawasan kebangsaan, wawasan nusantara, nasionalisme Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pesan Janti Suksmarini. “Semangat Bung Karno dalam mempersatukan nusantara dan memerdekakan Indonesia harus terus kita gali melalui buku-bukunya yang merupakan api perjuangan,” tambah beliau. Api perjuangan Bung Karno disarikan oleh pustakawan Perpustakaan Bung Karno, Budi Kastowo melalui materinya mengenai Literasi Kemerdekaan. Mengajak peserta untuk merenungi arti kemerdekaan dan menggali pemikiran mereka. Cukup banyak peserta yang turut menyumbangkan gagasannya. “Kita belum mencapai kemerdekaan sejati karena secara ekonomi belum benar-benar mandiri, masih tergantung dengan asing,” ungkap salah satu peserta. Bertemu dan berdialog secara langsung dengan pelajar adalah upaya kami melestarikan pemikiran Bung Karno. Agar terus hidup dan bisa menjadi pedoman generasi muda dalam perjuangannya.
 
Reportase: Ardha Bryan
Foto: Agus Juwito

 

Bahasa Indonesia - English

Search